Tampilkan postingan dengan label Olimpiade. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olimpiade. Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 Desember 2019

Download Diktat Olimpiade Matematika Demam Sma


kepada kesempatan kali ini Mathlab akan berbagi diktat olimpiade matematika SMA karya Bapak Eddy Hermanto, ST, semoga diktat ini bermanfaat buat adik-adik yg sedang mempersiapkan diri buat mengikuti olimpiade bahang bahang

download disini

Menentukan Jumlah Deret Aritmetika Bertingkat

Misalkan ada barisan $u_1, u_2, u_3, \cdots, u_n$ merupakan barisan dengan selisih tidak konstan. tetapi apabila diambil $D_1(n)=S_n-S_{(n-1)}$ lalu $D_2(n)=D_1(n)-D_1(n-1)$ bersama seterusnya sampai kepada suatu saat $D_k(n)=D_{k-1}(n)-D_{k-1}(n-1)$ bernilai konstan. Maka bisa kita ambil kesimpulan bahwa rumus jumlah $n$ suku pertama $S_n$barisan tersebut merupakan polinomial pangkat $k$.

Contoh:
Diketahui barisan 3, 6, 10, 15, 21, ... tentukan jumlah n suku pertama $S_n$ !

Solusi:
Jika kita perhatikan barisan bilangan 3, 6, 10, 15, 21, ... bukanlah merupakan barisan aritmetika karena selisihnya tidak konstan. Namun misalnya kita perhatikan selisihnya sebagai berikut:
atau bisa kita tulis dalam tabel sebagai berikut:
merupakan barisan dengan selisih tidak konstan Menentukan Jumlah Deret Aritmetika Bertingkat
ternyata kepada tingkatan ketiga ataupun kepada tabel $D_3(n)$ selisihnya konstan. maka bisa disimpulkan bahwa jumlah suku ke $n$ ataupun $S_n$ barisan tersebut merupakan polinomial berderajat 3. 

misalkan : 

$S_n=an^3+bn^2+cn+d$

maka kita peroleh:

Dari kedua tabel didapat bahwa:


dari persamaan (1) diperoleh :


dari persamaan (2) diperoleh








dari persamaan (3) diperoleh














dari persamaan ke (4)












maka persamaan jumlah deret tersebut adalah






Jika Anda sudah memahami langkah-langkah menentukan jumlah deret aritmatika bertingkat seperti yg dijelaskan di atas, anda boleh mencoba menyelesaikan soal berikut:





Pembahasannya download disini



Ketaksamaan Rataan Kuadrat (Qm), Rataan Aritmatika (Am), Rataan Geometri (Gm) Kepada Rataan Harmonik (Hm)

Mungkin kita agak asing dengan istilah-istilah Ketaksamaan Rataan Kuadrat (QM), Rataan Aritmatika / Arithmatic Mean (AM), Rataan Geometri / Geometric Mean (GM) beserta Rataan Harmonik / Harmonic Mean (HM), baiklah kalau gitu bakal saya jelaskan dulu satu persatu

Secara umum, Jika kita mempunyai n buah bilngan  maka di definisikan bahwa:

beserta selalu berlaku : 


Contoh Soal 1: 
(Soal Kompetensi Matematika SMU Bandung 1998/1999)
untuk p, q, r > 0 dan p+q+r=1 , buktikan bahwa  


Jawab:







 

Terbukti

Contoh Soal 2:
Buktikan bahwa   untuk bilangan real positif a dan b.


Jawab:
berdasarkan ketaksamaan AM-GM diperoleh:





Terbukti

Untuk Latihan:










Pembahasann soal di atas bisa di download disini
kering

Kamis, 12 Desember 2019

Peluang (Kombinatorik)

panas
A.    KAIDAH PENCACAHAN
1.      Aturan Pengisian Tempat (Filling Slots)
Jika terdapat n buah tempat yg tersedia, dengan:
k1 = banyaknya cara untuk mengisi tempat pertama
k2 = banyaknya cara untuk mengisi tempat kedua setelah tempat pertama terisi
k3 = banyaknya cara untuk mengisi tempat ketiga setelah tempat kedua terisi]
kn = banyaknya cara untuk mengisi tempat ke-n setelah tempat ke (n-1) terisi
maka banyaknya cara untuk mengisi n tempat yg tersedia secara keseluruhan adalah
 k1 x k2 x k3 x … x kn

Contoh 1:
Seseorang mempunyai 3 kemeja dengan 2 celana berbeda. Dengan berapa carakah orang tersebut beroleh menggunakan setelan pakaian?

Jawab:
Kejadian pertama beroleh diisi dengan 3 cara.
Kejadian kedua beroleh diisi dengan 2 cara.
Banyaknya cara yg beroleh terjadi: 3 × 2 = 6 cara

Contoh 2:
Dari lima buah angka 4,5,6,7,8 hendak disusun bilangan genap yg terdiri atas 3 angka. Berapakah banyaknya bilangan yg beroleh disusun misalnya bilangan tersebut boleh ada yg sama dan misalnya tidak boleh ada yg sama.

Jawab:
Jika boleh ada yg sama:
Angka pertama (ratusan) beroleh memilih 5 angka
Angka kedua (puluhan) beroleh memilih 5 angka
Angka ketiga (satuan) beroleh memilih 3 angka
Jadi banyaknya bilangan genap yg beroleh disusun adalah 5 ×  5 ×  3 = 75 Bilangan

Jika tidak boleh ada yg sama:
Karena tidak boleh ada yg sama maka kita dengan satuan
Angka ketiga (satuan) beroleh memilih 3 angka
Angka kedua (puluhan) beroleh memilih 4  angka
Angka pertama (ratusan) beroleh memilih 3 angka
Jadi banyaknya bilangan genap yg beroleh disusun adalah 3 ×  4 × 3 = 36 Bilangan

2.      Kidah Penjumlahan
Kaidah penjumlahan dilakukan jika  unsur-unsur yg tersedia tidak dipilih maupun tidak digunakan secara bersama-sama.
Contoh:
Andi memiliki 3 mobil,2 sepeda motor, dengan 4 sepeda. Ada berapakah banyaknya cara Andi pergi kesekolah dengan kendaraan tersebut?

Jawab:
Banyaknya cara pergi kesekolah dengan kendaraan tersebut adalah 3 + 2 + 4 = 9 cara
3.      Kaidah Perkalian
Kaidah perkalian dilakukan misalnya unsur-unsur yg tersedia digunakan secara bersamaan.
Contoh:
Seseorang hendak bepergian dari kota A ke kota C.
Dari kota A ke kota B terdapat 5 jalan, dengan dari kota B ke kota C terdapat 2 jalan. Ada berapakah banyaknya jalur yg dapt ditempuh orang tersebut dari kota A ke kota C melalui kota B?

Jawab:
Banyaknya jalur yg beroleh ditempuh orang tersebut dari kota A ke kota C melalui kota B adalah
5 x 2 =10

B.     PERMUTASI
Secara umum banyaknya permutasi dari n objek diambil r objek dinotasikan nPr atau P(n,r)
P(n,r) = n! / (n-r)!
Dengan catatan r ≤ n
Yang harus diperhatikan dalam permutasi adalah dalam permutasi Urutan Sangat diperhatikan
(ab ≠ ba).

Notasi n! dibaca n faktorial.
Untuk setiap n bil. Asli didefinisikan:
n! = n × (n-1) ×  (n-2) × (n-3) × … × 3 × 2×1
catatan: 1! = 1 dengan 0! = 1

Contoh 1 (permasalahan Permutasi):
Berapakah banyaknya permutasi dari 6  unsur yg diambil 4?

Jawab:
n = 6 dengan r = 4, maka:
P(6,4) = 6! / (6-4)! = (6.5.4.3.2.1)/(2.1) = 360

Contoh 2:
Berapakah banyaknya bilangan yg terdiri dari 2 angka yg dibentuk dari angka-angka 3,4 dengan 5 ?

Jawab:
P(3,2) = 3! / (3-2)! = 6 bilangan

PERMUTASI YANG MEMUAT BEBERAPA UNSUR YANG SAMA
Banyaknya permutasi dari n objek yg memuat k , l, dengan m objek yg sama  diambil semua, maka banyaknya permutasi adalah:

P = n! / (k! × l! × m!)

Contoh:
Ada berapakah banyaknya kata yg beroleh dibentuk dari huruf S, A, S ?
Jawab:
n = 3, huruf S = 2, huruf A = 1
P = 3! / 2! = 3 , yaitu kata SAS, SSA dengan ASS


jika permutasi dari n objek yg memuat k , l, dengan m objek yg sama  diambil r objek. maka banyaknya permutasi adalah:

P = n! / [(n-r)! (k! × l! × m!)]

Contoh:
Ada berapakah banyaknya kata yg terdiri dari 2 huruf  yg beroleh dibentuk dari huruf S, A, S ?
Jawab:
n = 3, r = 2 ,  huruf S = 2, huruf A = 1
P = 3! /[(3-2)!×2!] = 3 , yaitu kata SA, SS dengan AS


PERMUTASI  SIKLIS
Permutasi dari n objek yg berbeda disusun secara melingkar adalah:
P(siklis) = (n - 1) !

Contoh:
Angga, Ana, Rizka, dengan Frida hendak mengadakan belajar bersama dengan sebuah meja bundar. Ada berapa cara mereka beroleh duduk mengelilingi meja tersebut?
Jawab:
n = 4
maka;
P= (4-1)! = 3! = 6 cara

C.    KOMBINASI
Kombinasi adalah suatu susunan unsur-unsur dari sekumpulan unsur tanpa memperhatikan urutannya.
Secara umum banyaknya kombinasi dari n objek yg berbeda diambil r objek yangberbeda beroleh dinotasikan dengan;
C(n,r) = n!/[(n-r)!r!]
Dengan catatan r ≤ n

Contoh:
Sebuah kantong berisi 7 kelereng merah dengan 5 kelereng kuning. Dari kantong tersebut diambil 3 kelereng sekaligus secara acak. Ada berapa cara pengambilan misalnya kelereng yg diambil:
- ketiganya berwarna merah
- 2 kelereng berwarna merah dengan 1 kelereng berwarna kuning
- banyaknya pengambilan dengan warna bebas

 Jawab:
-          Ketiganya berwarna merah
C(7,3) = 7! / [(7-3)! 3!] = 35
-          2 kelereng berwarna merah dengan 1 kelereng berwarna kuning
C(7,2) × C(5,1) = [7!/(5!×2!)]×[5!/(4!×1!) = 105
-          banyaknya pengambilan dengan warna bebas
C(12,3) = 12! / (9!×3!) = 220


Pembahasan Osk / Osn Tingkat Kota Matematika Sma Panas 2017

sebelumnya saya mohon maaf sudah lama tidak update blog ini lagi,
dengan kesempatan kali ini saya coba untuk membahas soal OSN Matematika SMA tingkat Kabupaten/Kota tahun 2020 yg dilaksanakan serentak 14 Maret 2020.



  1. Soal No 1 : Pembahasan
  2. Soal No 2 : Pembahasan
  3. Soal No 3 : Pembahasan
  4. Soal No 4 : Pembahasan
  5. Soal No 5 : Pembahasan
  6. Soal No 6 : dalam proses
  7. Soal No 7 : Pembahasan
  8. Soal No 8 : dalam proses
  9. Soal No 9 : dalam proses
  10. Soal No 10 : dalam proses
  11. Soal No 11 : dalam proses
  12. Soal No 12 : dalam proses
  13. Soal No 13 : dalam proses
  14. Soal No 14 : dalam proses
  15. Soal No 15 : dalam proses
  16. Soal No 16 : dalam proses
  17. Soal No 17 : dalam proses
  18. Soal No 18 : dalam proses
  19. Soal No 19 : dalam proses
  20. Soal No 20 : dalam proses

Rabu, 11 Desember 2019

Menentukan Banyaknya Faktor Positif Suatu Bilangan Asli


Misalnya kita mau menentukan banyaknya faktor positif dari 180 mungkin cara/ide yg terlintas di fikiran kita adalah dengan cara mendaftar bahwa faktor positif dari 180 adalah  1, 2, 3, 4, 5, 6, 9, 10, 12, 15, 18, 20, 30, 36, 45, 60, 90, 180. dari daftar tersebut kita bisa melihat ternyata banyaknya faktor positif dari 180 adalah 18 faktor. Cara ini tidak salah, namun kurang efisien karena mau memakan waktu yg lebih lama bersama tentu memiliki tingkat kekeliruan yg lebih tinggi (beresiko ada faktor yg terlewat saat mendaftar).

Baiklah, sekarang kita mau gunakan cara yg lain. Jika kita perhatikan faktorisasi prima dari 180 yaitu maka kita beroleh menyatakan setiap faktor tersebut dalam bentuk  dengan a = 0, 1, 2 , b = 0, 1, 2 dan c = 0, 1.  Selanjutnya, kita gunakan aturan perkalian.

Dari faktorisasi prima di atas, kita beroleh melihat bahwa untuk menentukan banyaknya faktor positif dari 180  dapat dilakukan dengan tiga langkah :

pertama, memilih pangkat dari 2 beroleh dilakukan dengan 3 cara
kedua, memilih pangkat dari 3 beroleh dilakukan dengan 3 cara
ketiga, memilih pangkat dari 5 beroleh dilakukan dengan 2 cara

sehingga dengan aturan perkalian, banyaknya faktor positif dari 180 adalah .

Cara menghitung banyaknya faktor positif dari sembarang bilangan asli n dapat kita perumum sebagai berikut:



Contoh:
  1. Tentukan banyaknya faktor positif dari 12.600
  2. Tentukan banyaknya faktor positif genap dari 12.600
  3. Tentukan banyaknya faktor positif ganjil dari 12.600
Jawab:

1. Kita beroleh melihat bahwa faktorisasi prima dari 12.600 adalah 
, jadi banyaknya faktor positif dari 12.600 adalah :



2. Faktor positif genap dari 12.600 beroleh di nyatakan sebagai  dengan a = 1, 2, 3, b = 0, 1, 2, c = 0, 1, 2 dan d = 0, 1, maka banyaknya faktor positif genap dari 12.600 adalah:


3. Banyaknya faktor positif ganjil dari 12.600 adalah banyaknya semua faktor positif dikurangi banyaknya faktor positif genap. Jadi, banyaknya faktor positif ganjil adalah :


cara lain adalah dengan menghitung banyaknya kemungkinan bentuk  dengan a = 0,  b = 0, 1, 2, c = 0, 1, 2 dan d = 0, 1, maka banyaknya faktor positif ganjil dari 12.600 adalah :


Mohon koreksi jikalau ada kekeliruan (silahkan isi komentar). Semoga bermanfaat